Kamis, 30 April 2009

Selamat Datang di Portal Inherent STSI Bandung

September 17th, 2007 by arif_abadi

Inherent

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2006 telah membangun suatu jaringan komputer antar perguruan tinggi yang dinamakan INHERENT. Adapun tujuan dan fungsi utama jaringan ini adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk menunjang kegiatan tridarma serta pengelolaan perguruan tinggi. Pemanfaatan TIK dalam pendidikan tinggi juga diharapkan dapat memacu penggunaan sumber daya secara bersama baik berupa sumber daya informasi maupun sumber daya komputasi dan yang tak kalah pentingnya adalah sumber daya manusia.

Sumber daya informasi seperti perpustakaan digital, pangkalan data, atau repository informasi diharapkan dapat dimanfaatkan secara bersama dengan memanfaatkan keterhubungan maya yang difasilitasi oleh INHERENT, dengan tentu saja tetap memerhatikan aturan universal seperti hak cipta atau hak atas kekayaan intelektual lainnya. Sementara itu, setiap unit komputer atau piranti elektronik lainnya yang terhubung pada jaringan INHERENT merupakan sumber daya komputasi yang dapat dimanfaatkan secara bersama misalnya dalam keperluan penelitian atau praktikum.

Fasilitas jaringan INHERENT diharapkan juga dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran jarak jauh (distance learning), khususnya berbasis TIK (e-learning) dengan memanfaatkan fasilitas video-conference atau video-streaming. Untuk itu, perguruan tinggi perlu mengembangkan sistem dan tata aturan agar pembelajaran semacam ini dapat diintegrasikan sebagai bagian integral dari kurikulum akademik dan pembelajaran mahasiswa.

STSI Bandung memiliki orientasi pengembangan lembaga untuk makin meningkatkan interaktivitas dengan lingkungan disekitarnya baik komunitas akademis maupun masyarakat luas. Untuk mewujudkan diri menjadi sebuah Pusat Kajian Seni Pertunjukan yang memiliki jaringan komunikasi dan interaksi seni pertunjukan, merupakan suatu keniscayaan bahwa pengembangan sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi yang dikembangkan dalam Program Hibah Kompetisi INHERENT K-2 STSI Bandung ini memberikan dampak yang sangat luas di kalangan sivitas akademik STSI Bandung yang antusias untuk memperoleh wawasan baru mengenai Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam memenuhi kebutuhan pertukaran informasi, sarana komunikasi dan kolaborasi.

Meninjau kembali dari visi, misi dan tujuan STSI Bandung, secara lugas diungkapkan bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di STSI Bandung, pengembangan jaringan komunikasi dan interaksi serta jaringan sistem informasi dan dokumentasi akan sangat menentukan perkembangan lembaga.

Dengan diimplementasikannya berbagai peningkatan kapasitas institusional STSI Bandung dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui Program Hibah Kompetisi DIKTI-INHERENT K-2 2006 ini, berimplikasi sangat luas dalam budaya kerja dan budaya akademis di kalangan sivitas akademik yang mulai menerapkan paradigma baru organisasi dengan atmosfir transparansi dan keterbukaan informasi serta peningkatan aksesibilitas pada pemanfaatan sarana dan prasarana teknologi informasi dan komunikasi.

Dengan demikian untuk mencapai visi, misi dan tujuan diatas, kini STSI Bandung telah memiliki sarana dan prasarana dasar yang cukup memadai dalam pengkondisian keterbukaan akses informasi-komunikasi dan akan terus berkembang sesuai kebutuhan dan keberadaannya sebagai lembaga pendidikan dan pusat kajian seni pertunjukan.

Komunikasi Tanpa Kabel Tren Indonesia di Masa Depan

JAKARTA : Komunikasi tanpa kabel (wireless communication) menjadi tren pengembangan teknologi komunikasi di Indonesia.

Wilayah Indonesia terdiri atas kepulauan sehingga memang diperlukan teknologi komunikasi tanpa kabel,” ujar Dr Marzan T.Iskandar, Deputi bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi usai penandatangan MOU Korea-Indonesia di Jakarta, Kamis (13/12).

Hal yang sama disampaikan Lee Yunsoo, vice president of Korea IT International Cooperation Agency. “Usulan kami untuk Indonesia dengan mengembangkan wireless communication dengan aplikasi pendukungnya,” ujarnya kepada pers.

Bahkan, Lee yakin dengan teknologi Korea didukung sumber daya manusia dalam negeri, maka perkembangan industri komunikasi Indonesia bisa maju pesat.

Disisi lain, Budi Darmadi, Direktur Jenderal Departemen Perindustrian mengatakan Indonesia merupakan pasar besar bagi industri luar negeri. “Pasar IT nasional mencapai 50 triliun rupiah. Sedangkan industri dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 10% dan tengah memacu mencapai angka 30%. Sisanya masih mengandalkan impor,” ujarnya.

Budi mengatakan dengan kerjasama dengan Korea, maka Indonesia bisa menyerap dari sisi teknologi yang selama ini dibutuhkan kalangan industri dalam negeri. “Industri dalam negeri harus diberi kesempatan. Kan, tidak bisa tiba-tiba pintar. Karena bidang ini penuh dengan technology content dan knowledge content,” ujarnya. Beberapa produk hasil kerjasama dengan Korea yang sudah dihasilkan industri dalam negeri, diantaranya monitor komputer, peralatan wireless, beberapa IC, serta LCD panel. (Lea)


Industri ICT Nasional Belum Berkembang

JAKARTA : Kebijakan pemerintah di bidang informasi dan komunikasi dalam beberapa tahun terakhir tidak mendukung tumbuh kembang industri lokal. Diperkirakan kurang dari 10 persen pasar bidang informasi dan komunikasi Indonesia yang mampu dipasok industri dalam negeri.

Hal itu disampaikan Kemal Prihatman, Asisten Deputi Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Kenterian Negara Riset dan Teknologi di Jakarta, Rabu (9/1). “Aturan-aturan yang dibuat selama ini tidak banyak mendukung industri lokal. Padahal, bidang ICT berpotensi besar dimasa depan,” ujarnya.

Data Departemen Perindustrian dan Perdagangan, bidang ICT (Information Communication Technology) diproyeksikan menempati urutan kedua setelah otomotif untuk pasar industri dalam negeri tahun ini.

Kemal mencontohkan bidang komunikasi, yang hingga kini sebagian besar mengandalkan komponen luar negeri. “Perizinan penggunaan satu gelombang frekuensi tertentu misalnya, tidak disertai syarat penggunaan komponen lokal. Sehingga provider lebih banyak menggunakan teknologi luar yang lebih murah, namun kualitasnya belum tentu menjamin,” ujarnya.

Demikian pula di bidang informasi, masih mengandalkan perangkat keras dan perangkat lunak produk luar. “Lima komponen besar komputer seperti motherboard, power supply, hardisk, dan lainnya lebih banyak diimpor dari luar negeri. Padahal, dari tiga lapisan dalam motherboard yang dipasang, dua diantaranya bisa diproduksi industri dalam negeri. Belum termasuk konten perangkat lunaknya yang juga lebih banyak mengandalkan produk luar,” ujarnya.

Kondisi saat ini, kata Kemal, berbeda dengan saat dikembangkan teknologi Satelit Palapa beberapa tahun lalu. “Hampir 80% Stasiun Bumi Palapa dibangun dengan menggunakan komponen lokal. (Lea)


Ekonomi Jawa Timur

Dalam materi yang berjudul ”Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur 2006 dari Sudut Pandang Keuangan dan Perbankan”, Hadi Prasetyo mengungkapkan bahwa Provinsi Jawa Timur telah menyusun tujuh prioritas pembangunan 2006 sampai dengan 2008. Diantara prioritas itu adalah peningkatan kesalehan sosial dalam beragama, peningkatan aksesbilitas terhadap kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penanggulangan kemiskinan. Angka kemiskinan di Jawa Timur pada 1998 mengalami peningkatan. Penyebabnya adalah krisis perekonomian yang terjadi pasca reformasi. Pada 2001 angka itu mengalami penurunan yang terjadi karena turunnya harga beras. Sementara pada 2006 kembali mengalami kenaikan yang disebabkan oleh tingginya harga bahan bakar minyak.

Terungkap pula dalam telekonferensi terjadinya peningkatan PDRB per kapita per tahun dari 10,845 juta rupiah pada 2005 menjadi 12,557 juta rupiah pada 2006. Hadi Prasetyo juga mengungkapkan adanya fenomena meningkatnya jumlah ekspor Jawa Timur ke negara asing meskipun terjadi beberapa bencana salah satunya lumpur Lapindo. Nilai ekspor Jawa Timur yang bernilai 7,1 milyar dollar AS pada 2005 menjadi 8 milyar dolar AS pada 2006.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggunakan dual track strategies dalam pelaksanaan pembangunan. Kedua strategi yang ditempuh yaitu meningkatkan sektor perekonomian yang berkualitas dengan cara memperkuat UMKM, serta meningkatkan kualitas kehidupan seperti pemenuhan hak dasar masyarakat. [nik]


Fujitsu Luncurkan PRIMEQUEST™ 420 Midrange Server untuk Linux dan Windows

Server berbasis Itanium 2 dengan skalabilitas dan stabilitas untuk aplikasi mission-critical enterprise



Jakarta, 16 Mei, 2006 — Penyedia solusi Teknologi Informasi (TI) dan komunikasi terkemuka PT. Fujitsu Indonesia hari ini mengumumkan peluncuran PRIMEQUEST™ 420 midrange server untuk sistem berbasis Intel® Itanium® yang menjalankan platform Linux atau Windows Server 2003.

PRIMEQUEST 420

Mirip dengan PRIMEQUEST™ 440 dan PRIMEQUEST™ 480 servers yang telah diluncurkan pada Mei 2005, PRIMEQUEST™ 420 mengkombinasikan skalabilitas sistem yang tinggi dengan imunitas terhadap kesalahan/masalah untuk data centre, sehingga menghasilkan fleksibilitas untuk solusi standard industri tanpa kompromi terhadap kelangsungan bisnis.

PRIMEQUEST™ 420 mendukung maksimum delapan prosesor Intel® Itanium® 2 berkecepatan 1.5 GHz atau 1.6 GHz, Sebagai perbandingan, produk pendahulunya PRIMEQUEST™ 440 dan PRIMEQUEST™ 480 masing-masing mendukung sampai dengan 16 dan 32 prosesor Intel® Itanium® 2. Dengan demikian PRIMEQUEST™ 420 mewakili suatu solusi server yang ideal bagi pelanggan yang membutuhkan kemampuan komputasi yang tidak terlalu tinggi dengan tingkat kehandalan berkelas mainframe dan biaya operasional yang berkurang.

Seperti produk pendahulunya, PRIMEQUEST™ 420 memanfaatkan dua teknologi utama - System Mirror dan Flexible Input/Output (FIO) - untuk memaksimumkan tingkat ketersediaan sistem (system availability). System Mirror, yang didukung dual synchronous system architecture, memungkinkan modul memory dan crossbar interconnect untuk beroperasi dalam duplex mode dan mengisolasi kesalahan tanpa menyebabkan sistem terhenti; sedangkan FIO memungkinkan sumber daya I/O teralokasikan secara dinamis berdasarkan kebutuhan kinerja setiap saat (real-time), sehingga mengurangi downtime untuk pemeliharaan dan menghindari terhentinya operasi bisnis. Arsitektur server PRIMEQUEST™ 420 juga menyediakan sampai dengan dua partisi hardware-isolated, yang masing-masing berfungsi sebagai satu "server" yang sepenuhnya berdiri sendiri (independent) didalam sistem, sehingga menghasilkan imunitas luar biasa terhadap kesalahan/masalah.

PRIMEQUEST™ 420 menyediakan konfigurasi/susunan rack berdensitas tinggi yang memungkinkannya digabungkan dengan server, perangkat penyimpanan data (storage system) serta peralatan jaringan yang lain di dalam rack yang sama. Tambahan lagi, konsumsi daya listrik dari PRIMEQUEST 420™ cuma sepertiga dari konsumsi PRIMEQUEST™ 440. Rancangan yang kompak dan hemat listrik ini memungkinkan pengguna untuk menghemat tempat/ruang dan biaya sehingga mengurangi keseluruhan biaya pemakaian sistem.

“Dengan keahlian dan pengalaman kami yang lama dalam bidang mainframe, Fujitsu menyediakan tingkat kehandalan tiada tanding untuk sistem operasi standard industri. Seperti PRIMEQUEST 440 dan PRIMEQUEST 480, PRIMEQUEST 420 menawarkan kemampuan komputasi mission-critical di atas platform Linux dan Windows Server 2003, yang disesuaikan untuk menghasilkan tingkat ketersediaan yang tinggi serta biaya keseluruhan yang rendah, sebagaimana diharapkan oleh pelanggan,” kata Uno Motohiko, Head, Regional Marketing Group, Fujitsu Asia.

Lini server PRIMEQUEST™ ditawarkan sebagai bagian dari strategi Fujitsu TRIOLE untuk mengoptimalkan infrastruktur TI pelanggan yang terdiri dari server, storage system, jaringan dan middleware. Berdasarkan TRIOLE, Fujitsu merancang, mengembangkan dan menerapkan pusat data (data centre) business-critical dengan tingkat kehandalan tinggi, dalam lingkungan heterogen untuk meningkatkan efisiensi, kelincahan dan kelangsungan bisnis.

Harga PRIMEQUEST™ 420 mulai dari US$ 69,900 dan akan segera tersedia untuk pasar ASEAN (termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, Filipina dan Vietnam) serta India. Silakan lihat Lampiran, kunjungi http://sg.fujitsu.com atau http://www.fujitsu.com/primequest atau hubungi (021) 570 9330 untuk informasi detil.


Teknologi Informatika di tahun 2030

31 Desember 2008 oleh alwaysnear

120463927602


Teknologi informasi dan komunikasi adalah salah satu kekuatan baru yang muncul pada awal abad ke-21 dengan ciri utama perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat, baik dalam segi sarana, prasarana, infrastruktur teknologi informasi, hardware, dan software. Penetrasi teknologi informasi ini telah menyentuh hampir semua sektor kehidupan manusia yang ada saat ini. Semakin berkembangnya teknologi maka akan memudahkan segala macam aktivitas manusia yang menginginkan semuanya serba instan dan otomatis. Perkembangan teknologi informasi telah membuat paradigma masyarakat modern sehingga sekat-sekat geografis pun hilang dan dunia yang begitu luas ini seakan-akan menjadi sangat sempit dengan adanya internet. Dengan internet manusia bisa mendapatkan berbagai informasi yang diinginkan dengan mudah dan cepat bahkan dalam hitungan detik sekali pun. Perkembangan teknologi sekarang ini juga dapat dilihat seperti pada perkembangan ponsel yang semakin lama semakin kecil dan tipis dengan didukung berbagai macam fitur pendukung di dalamnya mulai dari GPRS, MMS, Video streaming, akses internet hingga fitur GPS. Kemudian perkembangan IT juga dapat dilihat pada alat yang digunakan untuk melakukan pengetikan, seperti halnya mesin ketik tradisional yang hanya bisa digunakan untuk mengetik, dari tahun ke tahun mesin ketik tradisional semakin ditinggalkan karena kemunculan PC. PC (Personal Computer) tidak hanya digunakan untuk mengetik saja namun juga dapat digunakan untuk berbagai macam hal seperti disain grafis, membuat program dan lain sebagainya. Setelah beberapa tahun dari kemunculan PC kemudian muncullah Notebook/laptop yang ukurannya kian lama kian kecil dari yang berukuran 15 inch, 14 inch, 13 inch, 12 inch, sampai 8 inch bahkan lebih kecil lagi, semakin ringan dan mudah dibawa kemana saja ( portable ). Note book/laptop memiliki berbagai macam fitur di dalamnya dan ada juga yang memiliki fasilitas touchscreen.

Nah,,, dari uraian singkat tentang perkembangan IT sampai sekarang ini. Mungkin kita dapat mengetahui gambaran tentang perkembangan IT di tahun 2030 nanti…. Let’s imagine it….!!

Perkembangan peradaban manusia semakin maju, dengan didukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Manusia selalu ingin mengembangkan teknologi demi meningkatkan kesejahteraannya. Sekarang ini, tiap satu menit di dunia, telah diciptakan suatu teknologi baru yang dihasilkan oleh manusia di bumi ini.

Manusia demi mensejahterakan kehidupannya maka mereka terus berusaha mengembangkan teknologi-teknologinya. Manusia menginginkan suatu teknologi yang dapat bebas mengaskses atau mendapatkan informasi yang mereka butuhkan sehingga dapat mendukung kemajuan teknologi sekarang ini. Selain itu, teknologi yang mereka inginkan haruslah mempermudah semua kegiatan mereka (praktis), memiliki tingkat keamanan yang tinggi, dan cepat. Dengan kecerdasan yang manusia miliki maka mereka memiliki potensi untuk mengubah cara menanam tanaman, membuat material, mendapatkan energy, memulihkan kesehatan sendiri, menyimpan dan mendapatkan informasi, dan melakukan praktik bisnis.

Peradaban manusia pada 2030 dapat diperkirakan telah mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Dalam mengakses informasi, mereka tidak perlu repot untuk mencarinya. Segala informasi dapat diakses secara bebas dan informasi yang didapatkan pun lebih lengkap dan jelas. Kegiatan manusia akan dibantu oleh computer berupa hologram sebagai organizer. Jadi, computer hologram tersebut dapat mengingatkan dan membantu manusia dalam kegiatan mereka baik untuk kegiatan bisnis maupun rumah tangga.

Seorang siswa sangat membutuhkan informasi untuk mereka pelajari baik di sekolah maupun di luar sekolah. Sebagai contoh mereka memiliki suatu benda sejenis laptop/notebook atau lebih tepatnya berbentuk seperti handphone. Bentuknya sangat kecil mungkin hanya berukuran 5×10 cm2 dan sangat tipis dan tentunya lebih canggih. Setiap siswa memiliki benda semacam ini sendiri dan dapat dengan mudah digunakan. Benda tersebut dapat memberikan informasi dari objek yang siswa ingin ketahui dengan memasukkan gambar objek ke dalam notebook tersebut (seperti memotret objek) kemudian dengan kecepatan proses dan analisis 1-2 detik maka informasi akan didapat. Penyampaian dan penampilan informasi tersebut berupa audio visual dan sangat informatif sehingga siswa akan lebih mengerti. Layar note tersebut berupa layar hologram dan menggunakannya dengan menyentuh layar saja (touch screen). Pengguna tidak perlu memasukkan perintah dengan mengetik cukup dengan berucap ataupun menyentuh layar saja kemudian perintah tersebut langsung diproses oleh benda tersebut. Selain itu informasi tersebut dapat diberikan kepada siswa lain cukup dengan menyentuh layar kemudian informasi pada layar ditarik / dipindahkan ke icon yang memunculkan sambungan dengan computer siswa lain. Hal tersebut dapat mendukung proses belajar siswa dalam mendapatkan informasi. Benda tersebut juga dapat menyimpan data sampai ukuran tera. Jadi, mereka dapat memiliki informasi dan data yang sangat banyak untuk belajar. Selain itu, juga dilengkapi fasilitas seperti e-book yang dapat memuat banyak judul buku.

Manusia nantinya akan memiliki suatu computer masing-masing. Computer tersebut berupa kartu (seukuran kartu pengenal). Pengaktifannya dan pemberian perintah dengan cara berucap, kemudian akan muncul hologram yang berbentuk seperti manusia. Komunikasi antara hologram dan pengguna dilakukan secara dua arah. Segala perintah yang disampaikan oleh pengguna akan segera dilaksanakan secara cepat dan tepat oleh hologram tersebut. Pengguna dapat melakukan transaksi, pengiriman data, dan pencarian informasi.

Teknologi untuk berkomunikasi juga lebih berkembang. Seseorang ingin berkomunikasi dengan relasinya dapat dengan mudah dan lebih komunikatif. Alat yang digunakan berupa earphone yang berukuran sangat kecil dan dipasang ditelinga dan dapat memunculkan layar hologram. Alat ini dapat menampilkan gambar lawan bicara (teleconference) sehingga komunikasi dua arah ini memberikan kenyamanan dan kemudahan pengguna dalam berkomunikasi jarak jauh. Alat ini juga memiliki fasilitas lain seperti pemutar dan penyimpan MP3, Video, dll seperti vitur-vitur pada Handphone sekarang ini. Alat ini dirancang tahan terhadap gangguan sinyal serta sangat fleksibel.

Manusia juga membutuhkan informasi tentang letak suatu tempat beserta keadaannya. Teknologi ini digunakan untuk memantau keadaan suatu tempat dengan mengguankan satelit. Saat pengguna ingin mengetahui keadaan suatu tempat maka cukup menyalakan computer dan memberikan perintah pada computer hologram untuk memberikan gambaran keadaan tempat tersebut. Jadi, penggunaan CCTV tidak lagi digunakan. Gambaran keadaan tersebut lebih jelas, lebih besar dan dapat diatur arah pandangnya. Alat ini merupakan perkembangan dari google eart. Pengguna yang menggunakan alat ini seakan-akan berkeliling dunia. Alat ini juga memiliki kode tertentu yang dapat diakses oleh polisi atau keamanan di suatu gedung sehingga satelit dapat melihat bagian-bagian yang ada di dalam gedung tersebut.

Kepolisian dengan menggunakan alat ini dapat mempermudah dalam memantau keadaan lalu lintas, dan mengintaian. Satelit ini dapat memberikan lokasi koordinat suatu tempat. Untuk kepolisian satelit ini dapat memberikan informasi tentang suatu tempat. Sehingga dapat dengan mudah mengatur keamanan di berbagai tempat. Hal itu dapat memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat sehingga dapat terkendali dengan baik.

Teknologi lainnya seperti tanda pengenal. Tanda pengenal menggunakan DNA. Kartu pengenal dilengkapi dengan chip yang menyimpan kode-kode DNA dari seseorang. Penggunaan DNA ini karena DNA memiliki data yang lebih jelas dari pada sidik jari dan tiap orang memiliki susunan atau kode DNA yang berbeda-beda. Selain itu DNA dapat menginformasikan golongan darah, penyakit yang diderita, silsilah keluarga, dan lain-lain.